TA MANUFAKTUR
Analisis Kinerja Refrigerasi Water Chiller Model YKGCEVP85CPG Kapasitas 700 TR di Gedung XYZ
Pengkondisian udara merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang aktivitas di dalam gedung, khususnya gedung perkantoran. Secara ideal, sistem pendingin ruangan pada gedung bertingkat diharapkan mampu menjaga suhu dalam ruangan pada kondisi nyaman sesuai standar ergonomi, dengan tetap mempertahankan efisiensi energi. Gedung XYZ, sebagai salah satu gedung perkantoran bertingkat di Jakarta, mengimplementasikan sistem refrigerasi water chiller dengan kapasitas besar, yaitu model YKGCEVP85CPG berkapasitas 700 TR, untuk menjaga kenyamanan suhu ruangan. Seiring berjalannya waktu, kinerja water chiller perlu dievaluasi guna memastikan bahwa performanya tetap optimal. Evaluasi ini penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana Coefficient of Performance (COP) yang dihasilkan masih sesuai dengan standar minimum yang berlaku di Indonesia, sebagaimana diatur dalam SNI 6390:2020 tentang performansi mesin pendingin. Berdasarkan SNI 6390:2020 tentang Efisiensi Energi Sistem Tata Udara, nilai batas maksimum konsumsi energi untuk sistem water-cooled chiller adalah 0,64 kW/TR atau setara dengan COP minimum sekitar 5,5. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa seluruh unit water-cooler chiller di Gedung-Gedung XYZ memiliki COP di atas standar tersebut. Dengan demikian, Coefficient of Performance (COP) aktual water chiller telah memenuhi bahkan melampui standar minimum SNI 6390:2020. Hal ini membuktikan bahwa sistem pendingin di Gedung XYZ beroperasi dengan performa sangat efisien, baik dari segi termal maupun konsumsi energi listrik.
Kata Kunci: Water Chiller, Coefficient of PErformance (COP), SNI 6390:2020
No other version available